Jika Menjadi Muslim adalah Penjahat?

Nasib masyarakat muslim di Negeri Paman Sam masih juga tragis. Kali ini, sejumlah legislator dari Negara Bagian Tennessee tengah berupaya meloloskan sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang akan memperketat batasan lebih luas terhadap masyarakat muslim. Berdasarkan RUU tersebut, praktek muslim terhadap sejumlah hukum syariah dianggap sebagai tindak kriminal.

Ron Mueck | Pematung Hyperrealist Yang Menakjubkan

Ron Mueck adalah pematung hiper-realis asal Australia yg bekerja di UK. Patung yang luar biasa menakutkan, mengerikan, bintik-bintik kulit dan proporsional, tokoh raksasa, telah menghiasi Millennium Dome serta ruang tamu Charles Saatchi untuk beberapa tahun lalu. Akan adil untuk mengatakan, Mueck adalah salah satu seniman kontemporer terkemuka hari ini.

Hajar Aswad, Batu Paling Tenar Sejagad

Batu adalah elemen alam yang keberadaannya seringkali diabaikan. Namun, batu bisa jadi sangat menarik. Baik dari sisi keindahannya, nilainya yang berharga, atau fungsinya yang integral dengan kehidupan manusia -- yang menggunakannya untuk mendirikan bangunan atau alat. Tak sekedar itu, batu juga bisa berkaitan dengan sejarah dan sisi spiritual manusia. Setidaknya ada enam batu yang memiliki kisah tersendiri.

Radikalisme, Fanatisme dan Kekerasan

Sejak peristiwa 9/11 yang hingga saat ini banyak diragukan sebagai aksi tunggal kelompok Al-Qaeda, di seluruh dunia dan khususnya di dunia Islam berkembang istilah radikalisasi agama yang dianggap sebagai penyebab menjamurnya terorisme. Meski berbagai media massa barat telah menyepakati untuk mempropagandakan Al-Qaeda sebagai musuh bersama umat manusia, namun terasa banyak kejanggalan dimana dalam periode tertentu akhirnya apa yg dipropagandakan sebagai musuh bersama itu ternyata sangatlah lemah baik dari sisi kemampuan maupun teknologi sehingga nyaris mustahil sebagai agen tunggal pelaku tindak terorisme di berbagai belahan dunia.

“Bus Force One” Obama : untuk menjelajah pedalaman Amerika.

Menurut informasi bus tersebut dengan sandi 'Stagecoach' ada juga yang menyebut ‘Bus Force One’ ataupun 'Ground Force One'. Body bus atau karoseri dibuat oleh perusahaan ‘Prevost’ Kanada sedangkan interiornya digarap oleh ‘Hemphill Brothers Co’ yang berlokasi di Nashville, Tennesse. Biaya pembutan bus tersebut mencapai $ 1,1 juta USD tapi harus dikalikan dua karena sekaligus memesan dua bus. Hemphil Brothers Co, selama ini dikenal juga membuat bus safari untuk artis-artis seperti Beyonce dan Aerosmith.

Israel-Palestina: Bukan Konflik Agama? 3

Binyo Wayang | 11.34 |

Konflik Israel-Palestina akhir-akhir ini membuat saya berhubungan kembali via e-mail dengan seorang kenalan saya warga AS beragama Yahudi. Dalam obrolan singkat kami, saya sempat menyinggung pandangan ia sebagai seorang Yahudi terhadap perlakuan brutal militer Israel. Jawabannya sungguh menarik: Jika Anda menyamakan Zionisme dengan Yahudi, Anda sama saja menyamakan Islam dan Al-Qaeda. Teman saya ini boleh saja berkomentar. Namun komentarnya memicu imajinasi saya: Memang sebenarnya konflik Israel-Palestina bukan konflik agama! Sejenak tak ada salahnya kita melihat sejarah konflik Palestina-Israel. Tak ayal, ternyata sejarah Palestina menunjukkan bahwa isu konflik Palestina memang bukan isu agama.

Awal Zionisme (1920-1948)

Setelah merdeka dari Kekalifahan Utsmaniyyah (Ottoman) pasca-Perang Dunia I, Palestina menjadi daerah Mandat Kerajaan Inggris. Dimana Inggris menjanjikan kemerdekaan Palestina di kemudian hari, sebagai imbalan perjuangan bangsa Arab melawan Turki Ottoman. Di waktu yang bersamaan, datanglah imigran Yahudi secara massif dari Eropa. Gerakan migrasi besar-besaran ini (Aliyah dalam Bahasa Ibrani) digerakkan oleh sebuah gerakan politik bernama Zionisme. Zionisme, sebuah gerakan politik Yahudi Eropa, dipimpin oleh Theodor Herzl, Chaim Weizmann, dkk. Zionisme didirikan sebagai respons kaum intelek Yahudi terhadap perlakuan negara-negara Eropa pada warga Yahudi. Setelah 2.000 tahun, mereka merasa bangsa Yahudi harus memiliki tanah air tersendiri. Sekali lagi, Zionisme adalah geranakan politik, bukan agama. Oleh karena itulah, Zionisme lebih diterima di kalangan penganut Yahudi sekuler atau Yahudi freethinker. Kaum Yahudi Orthodoks (Tradisional), yang percaya bahwa Israel akan didirikan oleh seorang Messiah (seperti dalam ajaran Yahudi), kurang menerima konsep gerakan politik yang hendak mendirikan sebuah negara Yahudi! Inggris pun tak bisa bertindak tegas untuk membendung migrasi Yahudi ke Palestina, karena Inggris juga merasa berhutang budi dengan bantuan Chaim Weizmann dalam Perang Dunia I. Migrasi penduduk Yahudi mencapai puncaknya setelah Perang Dunia II selesai (1945). Zionis pun akhirnya berhasil mengusir Inggris dari Palestina dengan aksi terorisme, dan mendirikan negara Israel pada 14 Mei 1948. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa Zionisme adalah gerakan politik, bukan Yahudi.

Pendirian Negara Israel dan Pencaplokan Teritori Palestina (1948-1967)

David Ben-Gurion (1886-1973) menjadi Presiden Pertama Israel, dan mengungumkan wilayah teritori negara baru tersebut –yang jelas-jelas mencaplok teritori Palestina. Ia melancarkan ekspedisi militer yang akhirnya menjadi konflik berkepanjangan dengan Palestina dan negara-negara Arab. Singkat cerita, terbentuklah batas Israel-Palestina yang kurang lebih terlihat seperti dalam peta masa kini. Namun, ketika garuis batas tersebut dibuat, komposisi etnis masing-masing teritori juga berbeda. Israel memiliki penduduk sekte Druze (pecahan dari Islam) yang mendukung keberadaan Israel, ditambah dengan penduduk Arab (Islam dan Kristen) yang masuk ke wilayah Israel. Beberapa warga Arab pun kini menjadi anggota Militer Israel (IDF)! Pun demikian dengan Palestina. Warga Arab Palestina pun memiliki afiliasi agama yang beragam, selain Islam, penduduk Palestina juga banyak yang beragama Kristen, entah Kristen Katolik, Orthodox, Anglikan, atau denominasi lainnya, mengingat Palestina adalah tempat penting dalam kitab Perjanjian Baru. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa baik Palestina maupun Israel merupakan negara dengan komposisi agama dan etnis yang beragam, bukan hanya terdiri dari Arab-Islam dan Yahudi saja.

Konflik Israel-Palestina (1967-sekarang)

Pasca Perang Enam Hari di tahun 1967, Palestina mengalami pertumbuhan gerakan kemerdekaan secara signifikan. Sebelum Hamas atau Fatah menjadi popular, salah satu gerakan yang paling besar saat itu adalah Popular Liberation Front of Palestine –dimana Yasser Arafat (1929-2004) pernah terlibat dengan organisasi ini. Usut punya usut, Popular Liberation Front of Palestine memliki ideologi yang terinspirasi dari Marxisme-Leninisme! Lebih lanjut, salah seorang pemimpinnya yang paling dikenal, George Habash (1926-2006) adalah seorang penganut Kristen Orthodox. Semuanya bersatu untuk memperoleh kemerdekaan Palestina –yang sayangnya acapkali dilakukan dengan cara-cara kekerasan, seperti Pembajakan Pesawat Lufthansa Penerbangan 181. Patut untuk diingat bahwa Yasser Arafat pun berafiliasi dengan pergerakan sekuler Palestina. Tidak peduli apapun agamanya, tujuan yang ingin dicapai Arafat adalah kemerdekaan Palestina bagi bangsa Palestina. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina merupakan usaha sekuler untuk mencapai kemerdekaan negara tersebut.

Penutup

Dari pemaparan sejarah ini, setidaknya kita bisa menyatakan bahwa perlakuan Israel terhadap Palestina merupakan sebuah pelanggaran HAM, bukan sebagai sebuah isu agama yang sempit. Apa yang terjadi di Palestina ini merupakan sebuah tragedi bagi kemanusiaan –tidak peduli agamanya, namun setiap individu yang memiliki hati nurani setidaknya harus melihat bahwa ini adalah sebuah tragedi. Toh tidak ada ajaran agama yang mengajarkan kekerasan kan? Selain itu, kita pun bisa memetik pelajaran bahwa persatuan adalah sebuah spirit perjuangan kemerdekaan yang sesungguhnya. Rasanya miris bila melihat Hamas-Fatah sampai bertempur hanya gara-gara perbedaan paham. Akhir kata, kita percaya bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

sumber: http://luar-negeri.kompasiana.com/2014/07/10/israel-palestina-bukan-konflik-agama-663596.html

22 Kopi Berbahaya Bisa Hilangkan Gairah Seks 80

Binyo Wayang | 19.13 |

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM menemukan sejumlah 22 produk kopi kemasan yang mengandung zat berbahaya karena mengandung Bahan Kimia Obat atau disingkat BKO

Apa yang membuat 22 kopi tersebut bahaya ?
Seperti yang sudah saya jabarkan pada paragraf awal, jika kopi-kopi tersebut ada yang sudah dicampurkan oleh bahan kimia obat dari jenis viagra yaitu sildenafil dan dari jenis cialis yaitu tadalafil yang kedua jenis obat tersebut merupakan obat dari disfungsi ereksi, namun apabila di konsumsi secara dzolim (tidak pada tempatnya/berlebihan) malah dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, mual, sakit perut, gangguan penglihatan, sesak nafas, denyut jantung tak beraturan cenderung cepat, nyeri pada dada, dan yang paling bahaya dan fatal adalah bisa menyebabkan impotensi seksual secara permanen bahkan menyebabkan kematian
22 produk ini belum mencakup semua kopi kemasan di Indonesia yang jumlahnya mungkin mencapai puluhan ribu itu, karena dalam hal ini BPOM hanya melakukan sampling sekitar 56 produk kopi kemasan, jadi bukan tidak mungkin jika masih ada kopi nakal yang belum terjaring oleh jerat BPOM ini
nah, bagi anda yang penasaran dengan apa saja 22 jenis kopi berbahaya yang positif mengandung bahan kimia obat tsb, berikut daftarnya:
  1. 39 Sa Kao 3 in 1 Kopi Mix Plus Ektrak Jahe (Depkes RI PIRT No. 210317594151/Kota Jakarta Utara)
  2. 39 Sa Kao Kopi Mix Ginseng Korea 3 in 1 (PIRT 210317505151/Kota Jakarta Utara)
  3. Bel-Bel Kopi Susu Extra (PT. Mandala Cahaya Sentosa/PIRT 610331502001)
  4. Black Borneo Platinum Coffee (PT Victoabel Food Industry/P-IRT 6103515401564)
  5. Dream Coffee (PT. Mandala Cahaya Sentosa – Sidoarjo/PIRT 6103515271564), ( PT. International Green Natural, P-IRT 6103515271564), PIRT. 6103515271564 Kab. Sidoarjo)
  6. Herba Max Coffee (Distributor PT Solusky P-IRT 6103515311564 Kab. Sidoarjo)
  7. Jahe Mix Barokah (PIRT 213317518151 Kota Jakarta Utara)
  8. Jomoon Instan Coffee (Green Nirmala PIRT. 6103515131399 Kab. Sidoarjo), (PT. Green Nirmala – Sidoarjo PIRT. 610351531399 Kab. Sidoarjo)
  9. Joss-Fly Coffee Plus Panax Ginseng (PT. Mandala Cahaya Sentosa PIRT 610331502001 Kab. Grobogan)
  10. Kopi Cleng – Sehat, Nikmat, Berstamina (CV. Jamu Moro Sehat, Banjarnegara, Depkes RI TR 147/11-10/2005)
  11. Kopi KPH/Kopi Kuat (PIRT. 6103515331564 Kab. Sidoarjo)
  12. Kopi Mahabbah (Depkes RI PIRT No. 6103515321564 Kab. Sidoarjo), PT. Mandala CS P-IRT No 6103515321564 Kab. Sidoarjo), (Mahabbah Group P-IRT No 6103515321564 Kab. Sidoarjo), (Mahabbah Group PIRT No. 6103515321564 Kab. Sidoarjo),
  13. Kopi Pasutri (Al Jazira Herbal, Bekasi PIRT 610351533564 Kab. Sidoarjo)
  14. Dynamic Coffee/Dynamic Coffee Nusantara/Dynamic Tribulus Coffee (PT. Daya Dinamika Nusantara, PIRT 210360301411), (PT. Daya Dinamika Nusantara, PIRT 210360301411), (PT Aimfood Indonesia, PIRT 210360301411), (PT Aimfood Indonesia, PIRT 210360301309), PT. Daya Dinamika Nusantara, PIRT 210360301411)
  15. Golden Life (P-IRT 6103515121399 Kab. Sidoarjo)
  16. Good Coffee Premium/Good Coffee (PT. Putra Gudti Indonesia PIRT No. 6103271011147 Kota Bogor), (CV. Bin Halim untuk PT. Putra PIRT. 6103271011147, Kota Bogor), (PT. Putra Gudti Indonesia, PIRT No. 6103271011147, Kota Bogor)
  17. Kopi Strong 234 (PT. Hamiegi Bandung PIRT. 81032730203771 Kota Bandung)
  18. Maca-Tekh (PT. Wootekh Jakarta Indonesia PIRT 210360303411)
  19. Matador Coffee
  20. Mawaddah Coffee (PIRT. 212320207429 Kab. Sukabumi)
  21. On Coffee
  22. Premium Energy Coffee (Dinkes PIRT No. 210360314309 Kab. Tangerang)
sumber : tribunnews.com

Di Masa Depan Alat Komunikasi Ditanam di Baju 4

Binyo Wayang | 22.30 |

John Volakis ingin membuat dunia menjadi hands-free. Direktur dari ElectroScience Laboratory, Ohio State University ini tengah berupaya untuk menghilangkan kebutuhan hardware ponsel seperti earphone Bluetooth dengan memasang perangkat komunikasi ke dalam baju.

“Anda tidak lagi perlu memegang ponsel di telinga Anda,” kata Volakis, seperti dikutip dari New York Times, 25 Oktober 2011. “Kita akan mengeliminasinya, dan itu akan menjadi bagian dari pakaian kita,” ucapnya.

Langkah yang ia lakukan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membuat ‘tekstil cerdas’ atau pakaian yang dikenakan namun memiliki perangkat elektronik yang mampu mengumpulkan, menyimpan, mengirim, dan menerima informasi di dalamnya.

Di laboratoriumnya, Volakis sendiri fokus ke bagian pengiriman dan penerimaan informasi, berupaya mengubah pakaian militer, jubah rumah sakit, bahkan kaos sehari-hari menjadi sebuah antena.

Di samping membawa teknologi di film-film fiksi ilmiah ke dunia nyata, misalnya cukup berkata lewat kerah baju jika Anda ingin berbicara pada orang lain, antena pada pakaian akan menghadirkan metode komunikasi tersembunyi bagi tentara, pemantau nirkabel bagi pasien dan mampu meraih sinyal dengan lebih baik.

Meski begitu, Volakis dan timnya membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk mengembangkan pakaian berantena bagi pengguna sipil. Namun demikian, laboratoriumnya berhasil membuat antena di dalam rompi antipeluru bagi pasukan angkatan darat Amerika Serikat.

Dengan rompi tersebut, kata Chi-Chih Chen, peneliti yang mengembangkan, dilengkapi dengan panel antena di depan dan tiga buah panel lain di belakangnya, sama seperti memiliki ‘lebih banyak mata dan telinga’ bagi penggunanya.
   
“Kita punya banyak ruangan pada tubuh kita. Mengapa tidak kita manfaatkan untuk menempatkan antena di sana,” kata Volakis. “Mari kita pastikan bahwa kita akan terus mendapatkan 5 bar pada perangkat komunikasi kita. Atau bahkan kalau perlu, 10 bar,” ucapnya. (eh)

sumber | • VIVAnews

Kisah Unik Wallpaper Windows XP 3

Binyo Wayang | 22.23 |

Para pengguna komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows XP, pasti tak asing dengan Bliss, yang merupakan salah satu wallpaper bawaan sistem operasi ini. Ternyata foto hamparan kebun anggur yang hijau di California ini menyimpan cerita seru di baliknya.

Adalah Chuck O'Rear yang mengambil foto ini saat sedang dalam perjalanan dari Napa, California, ke San Fransisco untuk mengunjungi kekasihnya. Pria yang dulunya berprofesi sebagai fotografer untuk majalah National Geographic ini mengaku terkesima dengan keindahan kebun anggur yang dilewatinya sepanjang perjalanan.

"Saya melewati rute yang sama selama berminggu-minggu selama tahun 2002 atau 2003 ketika itu. Namun saya ingat, ketika itu bulan Januari, dan kebun itu hijaunya terlihat sangat bagus sehingga saya memutuskan untuk berhenti dan memotretnya sebelum melanjutkan perjalanan," tutur O'Rear, seperti dikutip dari harian Daily Mail.

Pria yang bekerja selama 25 tahun untuk National Geographic ini begitu terkesima dengan perpaduan hamparan kebun anggur hijau dan langit biru California dengan arak-arakan awan putih. Instingnya untuk mengabadikan momen itu muncul, sementara kebanyakan orang mungkin hanya akan melewati pemandangan itu saja.

Fotografer yang saat ini berusia 69 tahun ini sudah lupa tentang foto yang diambilnya, hingga suatu saat mendapat telepon dari agen foto Corbis yang mengabarkan bahwa Microsoft ingin menginginkan foto aslinya. Sadarlah O'Rear bahwa sesuatu yang luar biasa telah terjadi.

Foto yang diambilnya disebut-sebut menjadi foto kedua dengan lisensi termahal yang dibeli Microsoft, walau ia menolak menyebutkan besaran nominal yang diperolehnya.

O'Rear mengaku sama sekali tak menduga foto karyanya akan dikenal di seluruh dunia. Apalagi dengan jadi wallpaper salah satu sistem operasi tersukses di dunia ini.

"Mungkin foto saya adalah salah satu foto paling dikenal di dunia. Kalau Anda pergi ke sebuah desa di Bangladesh atau bertanya pada seseorang di jalanan Cina, mereka pasti tahu itu foto apa," katanya.

O'Rear sendiri adalah pengguna Mac, komputer buatan Apple, pesaing abadi Microsoft. Jadi ia tidak setiap hari bisa melihat foto karyanya terpajang di komputernya.

sumber | • VIVAnews

JADWAL LENGKAP PERTANDINGAN SEA GAMES 2011 JAKARTA-PALEMBANG 1

Binyo Wayang | 15.41 |

Zion di Logo Olimpiade 2012 menggemparkan Negara Islam 2

Binyo Wayang | 01.05 |

Olympic logo 2012 alias logo Olimpiade 2012 yang akan dilaksanakan di London Inggris, menuai protes dari negara Islam.  Logo Olimpiade 2012 ini diprotes karena jika diurai akan bisa ditemukan kata ZION pada logo tersebut. Zion, atau Zionist tentu saja merupakan musuh besar negara-negara Islam .
Iran adalah Negara pertama yang protes atas logo olimpiade 2012 tersebut. protes Iran itu diwakili Komite Olimpiade Nasional Iran. Mereka menyerahkan surat ke Komiter Olimpiade Internasional, IOC. Iran mengeritik, tanda Logo Olimpiade 2012 bisa diartikan sebagai zionis. Masuk akal juga. Kalau bagian-bagian demi bagian dari logo itu disusun, bisa membentuk tulisan “Zion”. Zionisme adalah musuh terbesar Iran.
Iran kemungkinan akan memboikot penyelenggaraan Olimpiade 2012.
Diatas adalah Logo Olimpiade 2012 , dan dibawah ini, jika logo tersebut diurai


 Jika di plesetkan lagi akan seperti ini :


sumber

Radikalisme, Fanatisme dan Kekerasan 0

Binyo Wayang | 23.55 |

Sejak peristiwa 9/11 yang hingga saat ini banyak diragukan sebagai aksi tunggal kelompok Al-Qaeda, di seluruh dunia dan khususnya di dunia Islam berkembang istilah radikalisasi agama yang dianggap sebagai penyebab menjamurnya terorisme. Meski berbagai media massa barat telah menyepakati untuk mempropagandakan Al-Qaeda sebagai musuh bersama umat manusia, namun terasa banyak kejanggalan dimana dalam periode tertentu akhirnya apa yg dipropagandakan sebagai musuh bersama itu ternyata sangatlah lemah baik dari sisi kemampuan maupun teknologi sehingga nyaris mustahil sebagai agen tunggal pelaku tindak terorisme di berbagai belahan dunia.

Apa sesungguhnya radikalisme yg sering dikumandangkan tersebut? radix (latin) yg berarti akar menjadi inti dari makna radicalism yg secara politik kemudian diarahkan kepada setiap gerakan yang ingin merubah sistem dari akarnya. Sejarah istilah radicalism tersebut bahkan lebih banyak digunakan dalam perjalanan pertentangan politik di Barat dan sangat jarang digunakan dalam dunia agama baik Islam, Kristen maupun yg lainnya. Agama lebih mengenal istilah fanatisme atau fanaticism yang hampir identik dengan keyakinan lahir bathin atas ajaran agama yang kemudian dalam perkembangannya juga dipergunakan dalam berbagai situasi sosial maupun aliran politik.


Radikalisme hampir selalu disebabkan oleh faktor eksternal dan internal yang terjadi secara simultan sebagai faktor penentu terciptanya proses radikalisasi. Sedangkan fanatisme hampir selalu merupakan proses internal terciptanya keyakinan di dalam hati kita yang bahkan tidak terlalu membutuhkan rangsangan dari eksternal.

Mengapa saya membuka artikel kali ini dengan peristiwa 9/11, hal ini untuk menegaskan bahwa 9/11 terlepas dari siapapun dalang di belakangnya adalah faktor eksternal utama yang menyebabkan terjadinya radikalisme agama di dunia Islam. Faktor lainnya adalah konflik di Palestina, okupasi Afghanistan dan Irak serta berbagai situasi yang yang menyebabkan sebagian umat Islam hidup dalam penderitaan dan ketidakadilan. Tentu saja argumentasi ini akan dibantah dengan tuduhan bahwa justru kelompok kecil radikal Islam seperti Al-Qaeda yang memulai terjadinya proses radikalisasi dengan motto anti Barat (AS dan sekutunya) serta mendakwahkan jihad kekerasan untuk melawan Barat. Persoalan ini perlu dikembalikan kepada sumber masalahnya yakni di Afghanistan sebagai tempat percobaan berbagai alat perang guna mendukung industri pertahanan Barat serta persoalan kepentingan politik Israel yang tidak menginginkan dunia Arab yang bersatu.

Islam sebagai gerakan politik merupakan satu-satunya yang potensial menjadi alternatif di saat kemenangan ideologi demokrasi liberal atas ideologi sosialisme-komunisme berkembang ke berbagai belahan dunia. Bagaimana mengatasinya? tentu diperlukan kecerdikan tersendiri yang menyentuh hati dan pikiran manusia di dunia bukan? Agama Kristen baik Katholik maupun Prostestan telah lama dikalahkan oleh ideologi demokrasi liberal dalam wilayah kekuasaan politik, melalui proses marjinalisasi agama dan pemisahan otoritas gereja dengan otoritas negara. Akhirnya saat ini, rohaniwan Kristiani hanya duduk di pinggir arena dengan seruan-seruan moral yang bahkan diabaikan oleh semangat kemanusiaan atau nama hak asasi dimana hukum agama (Tuhan) tidak dapat diberlakukan karena manusia lebih paham dan lebih berhak mengatur dirinya sendiri dengan nilai-nilai universal. Itulah sebabnya homoseksualitas dalam artian orientasi seks menjadi hak yang asasi, itulah pula sebabnya nilai-nilai universal manusiawi tersebut saat ini sangat dominan di dunia dan tentu saja hampir semua kitab suci telah ditutup karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan manusia modern.

Umumnya dunia Islam saat ini sedikit banyak masih berpegangan kepada nilai-nilai keagamaan baik yang tebal maupun yang tipis dipermukaan. Terdapat sejumlah prinsip yang keras yang berpotensi mengganggu propaganda demokrasi liberal misalnya masalah penegakkan hukum syariah. Oleh karena itu diperlukan agen-agen perubahan untuk memarjinalkan ajaran Islam sebagaimana pernah terjadi terhadap ajaran Kristiani. Yaitu untuk keluar dari dunia politik kekuasaan dan hanya mengurusi masalah moral.

Salah satu cara yang paling berhasil dalam sejarah adalah melalui adu domba dengan melahirkan kelompok radikal dalam dunia Islam. Siapa mereka ? yaitu kelompok awal pendukung utama jihad kekerasan yang kemudian dapat diberikan label sebagai teroris yang teramat jahat, serta para pendakwah yang menganjurkan jalan kekerasan yang akan dibenci umat manusia di dunia.

Seluruh agama yang turun di dunia ini semuannya menghadapi pembangkangan dari umat manusia yang tidak mau tunduk patuh, bahkan sejumlah orang suci atau nabi juga mati terbunuh karena sebagian manusia akan terganggu dengan dakwah mereka. Berbagai kepentingan politik telah merusak intisari ajaran agama, dan manusia sangat lihai dalam menyusun argumentasi logis untuk membuat umat manusia bingung dan akhirnya meninggalkan agama karena terlalu repot dengan urusan dunia.

Sadar ataupun tidak, kitab-kitab yang diyakini politisi modern tentang demokrasi, liberalisme, sistem sosial, dan berbagai mekanisme hubungan antar anggota masyarakat serta nilai-nilai universal telah menggantikan kitab suci agama yang dalam abad-abad sebelumnya mendominasi kehidupan manusia. Apakah hal ini berarti atheisme menang? bukan begitu arahnya karena yang saya maksud adalah pada besar-kecilnya perhatian kita kepada kitab atau buku atau ajaran yang dominan kita yakini sebagai kebenaran walaupun relatif sifatnya.

Kembali pada isu radikalisme. Seperti saya ungkapkan sebelumnya, radikalisme dirangsang baik dari faktor eksternal maupun internal yang bekerja secara simultan saling terkait mempengaruhi satu dengan lainnya. Untuk keperluan itu diperlukan agent of influence dari luar maupun dari dalam sehingga akan memancing emosi murni yang dapat diproses menjadi radikal sebagaimana terjadi dalam diri sejumlah pelaku bom bunuh diri.

Agen dari luar adalah mereka yang memancing kemarahan dalam diri seorang Muslim, misalnya George Bush Junior yang menyatakan global crusade against terrorism, secara sadar ataupun tidak telah mendorong lahirnya kembali permusuhan Islam - Kristen. Namun pada saat yang bersamaan juga mendiskreditkan istilah crusade yang dalam sejarah Kristen memiliki nama harum. Jauh sebelum 9/11, umat Islam telah menyaksikan berbagai pembantaian seperti pembantaian Sebrenica dimana 8000 Muslim laki, perempuan dan anak-anak dibantai, sementara negara-negara Barat khususnya NATO tutup mata. Di Palestina dan Lebanon berbagai aksi kekerasan Israel saling berbalas dengan kelompok Muslim, ditambah lagi dengan konflik berkepanjangan di Afghanistan, Irak, dan Pakistan yang sedikit banyak juga dibumbui informasi tentang adanya terorisme. Dalam aspek yang lebih lunak, terjadi sejumlah marjinalisasi di Barat terhadap imigran Muslim, mulai dari pelarangan hijab di Perancis, pengetatan ketentuan imigrasi Uni Eropa, pelarangan menara mesjid di Swiss, serta berbagai tindak diskriminasi lainnya. Tentu tidak adil apabila artikel ini hanya melihat sisi langkah yang ditempuh Barat tanpa melihat fakta bahwa sebagian kecil kelompok Islam yang ada di Barat juga mengumandangkan kebencian dan mengancam stabilitas keamanan di Barat. Dengan kata lain terjadi situasi gayung bersambut dari kacamata keamanan.

Intelijen sangat jarang menghacurkan dari luar sebagaimana perang, adalah tugas utama intelijen untuk menghancurkan dari dalam. Sebagaimana terjadi dalam kasus Komando Jihad di Indonesia dahulu, dalam gerakan radikal Islam global tekniknya juga sama. Setelah prakondisi dipenuhi seluruhnya dengan puncak 9/11, maka justifikasi radikalisasi dilanjutkan di negara-negara berpenduduk Islam seperti Indonesia dengan maraknya berbagai serangan teror yang diawali dengan Bom Bali. Siapa para teroris Indonesia tersebut? mereka itulah yang dalam operasi intelijen menjadi agen utama Barat dalam merusak dan mengadu domba sesama Muslim dengan menciptakan perpecahan berdasarkan faham Jihad. Guru-guru mereka adalah sepandai Snouck Hugronje yang fasih berbahasa Arab dan pernah diterima Raja Arab Saudi sebagai akademisi ternama yang mampu melemahkan Islam di tanah jajahan Hindia Belanda.

Tampak jelas bahwa orang seperti Imam Samudra dkk memiliki keyakinan atas apa yang dilakukannya sebagai tindakan yang diridhoi Tuhan, padahal dalam strategi yang lebih besar, Imam Samudra dkk telah menjadi Agent of Influence yang luar biasa dalam proses pemantapan labeling radikal Islam di Indonesia. Hingga saat ini, tampak jelas bahwa terjadi kebingungan yang luar biasa dalam gerakan Islam garis keras di Indonesia. Kelompok FPI misalnya memilih jalan premanisme dengan pemaksaan kehendak, kelompok ABB beberapa kali berganti baju dalam merapatkan barisan jihad yang teroganisir, ada yang bersembunyi di balik gerakan pendidikan atau politik, serta berbagai manifest lainnya. Tentu saja masih ada gerakan bawah tanah yang memilih jalan teror sebagai keyakinan perjuangan untuk semakin memantapkan Islam sebagai agama teror. Pertanyaannya siapa yang diuntungkan? tentu saja ideologi demokrasi liberal yang semakin tampak mulia sebagai pilihan bersama yang disepakati.

Apakah berarti ideologi demokrasi liberal tersebut begitu buruk dan jahatnya ? Tentu tidak demikian melihatnya. Dari sisi sistem dan teori kekuasaan, sebenarnya tidak ada benar ataupun salah karena semua kembali kepada manusia pelaksanannya. Dalam Kekalifahan Islam yang Korup dan otoriter dimasa akhir Turki Usmani, tentunya kita menyaksikan keruntuhan Kalifah waktu itu lebih banyak disebabkan faktor internal dan bukan karena ajaran Islamnya. Dalam berbagai gerakan anti pemerintah di Timur Tengah dan Afrika Utara belakangan ini kita juga menyaksikan bahwa tindakan sewenang-wenang dari para diktator yang telah menyebabkan umat Islam bergerak melakukan perlawanan untuk keadilan.

Bagaimana dengan Indonesia? gerakan reformasi terjadi sebelum peristiwa 9/11, sehingga secara teori seharusnya Indonesia lepas dari isu terorisme yang dirancang sebagai perang global oleh AS. Namun ketakutan bahwa demokrasi di Indonesia akan banyak dipengaruhi oleh Politik Islam, menyebabkan dianggap perlu untuk menciptakan barriers (Penghalang) yang kuat terhadap gerakan Islam Politik, khususnya yang diilhami oleh Ikhwanul Muslimin (IM) dalam berbagai bentuknya. Sehingga terjadilah berbagai aksi teror di Indonesia yang merupakan jawaban untuk melemahkan posisi Islam sebagai ideologi untuk kekuasaan politik, hasilnya sekarang dapat kita lihat bahwa mayoritas rakyat Indonesia sebagaimana juga terjadi pada awal kemerdekaan lebih memilih faham nasionalisme dari pada agama. Lebih lanjut konsolidasi demokrasi menjadi semakin mapan. Sadar maupun tidak sadar, peranan mereka yang radikal dan menganjurkan kekerasan telah memberikan dampak menguatnya dukungan kepada demokrasi dan kebebasan.

Bagaimana kita menyikapinya? Bangsa Indonesia adalah bangsa yang luwes dan pandai menyesuaikan diri dengan perubahan. Atas pilihan-pilihan yang terjadi dalam catatan sejarah, tentunya kita perlu mengakhiri konflik internal yang disebabkan oleh ketidakmengertian akan strategi global yang menjebak setiap komponen bangsa untuk berkonflik berkepanjangan sehingga melupakan hal-hal yang lebih penting seperti mengurangi kelaparan dan kemiskinan, peningkatan pendidikan, pembangunan ekonomi yang merata, serta pembangunan jati diri kebangsaan Indonesia yang bermoral dan beragama.

Semoga bermanfaat,

Penulis: Senopati Wirang | Blog I-I

sumber 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Obrolan Warung Kopi Copyright © 2011 This Blog is Created by Binyo Wayang Home | RSS Feed | Comment RSS